Hasil Barcelona vs Athletic Club, Barcelona tampil luar biasa saat menghadapi Athletic Club pada babak semifinal Piala Super Spanyol 2026. Bermain di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB, Blaugrana menang telak dengan skor 5-0 dan memastikan satu tempat di partai final.
Kemenangan meyakinkan ini diraih berkat performa dominan sepanjang pertandingan. Lima gol Barcelona dicetak oleh Ferran Torres (22’), Fermin Lopez (30’), Roony Bardghji (34’), serta Raphinha (38’, 52’). Athletic Club dibuat tak berkutik menghadapi intensitas permainan dan efektivitas serangan tim asal Catalunya tersebut.
Hasil ini membawa Barcelona menunggu pemenang laga semifinal lainnya antara Real Madrid vs Atletico Madrid, yang akan menentukan lawan mereka di final Supercopa de Espana 2026.
Dominasi Barcelona Sejak Menit Awal
Sejak peluit awal dibunyikan, Barcelona langsung mengambil inisiatif permainan. Mereka mendominasi penguasaan bola dan menekan lini pertahanan Athletic Club yang mencoba bermain lebih bertahan.
Athletic Club sempat mampu menjaga kedisiplinan selama 20 menit pertama. Blok pertahanan mereka cukup rapat dan membuat Barcelona kesulitan menciptakan peluang bersih. Namun, pertahanan tersebut akhirnya runtuh ketika Ferran Torres memecah kebuntuan pada menit ke-22.
Gol pembuka tersebut lahir dari situasi di dalam kotak penalti. Bola liar yang gagal diantisipasi dengan baik oleh lini belakang Athletic Club langsung disambar Torres dengan sontekan jarak dekat yang tak mampu dibendung kiper lawan.
Gol ini menjadi titik balik jalannya pertandingan.
Empat Gol Kilat di Babak Pertama
Setelah unggul satu gol, Barcelona semakin percaya diri dan meningkatkan tempo permainan. Hanya berselang delapan menit, Fermin Lopez menggandakan keunggulan pada menit ke-30. Gelandang muda tersebut sukses memanfaatkan umpan silang akurat dari Raphinha dan menuntaskannya dengan penyelesaian cepat.
Tak berhenti di situ, Barcelona kembali menambah gol pada menit ke-34. Roony Bardghji, yang tampil impresif di sisi sayap, melakukan penetrasi tajam ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang menggetarkan jala gawang Athletic Club.
Athletic Club benar-benar kehilangan kendali permainan. Tekanan tanpa henti dari Barcelona membuat mereka kesulitan keluar dari area sendiri.
Pesta gol di babak pertama ditutup oleh Raphinha pada menit ke-38. Winger asal Brasil itu melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang setelah menerima bola di sisi kanan. Gol tersebut memastikan Barcelona menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-0.
Secara statistik, dominasi Barcelona sangat mencolok. Mereka mencatatkan 80 persen penguasaan bola di paruh pertama, sementara Athletic Club lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik yang minim ancaman.
Raphinha Kembali Menyengat di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Barcelona tidak mengendurkan tekanan meski sudah unggul jauh. Hasilnya, gol kelima kembali tercipta pada menit ke-52 melalui Raphinha, yang mencetak gol keduanya di laga ini.
Gol tersebut berawal dari kegagalan pertahanan Athletic Club dalam menyapu bola. Raphinha yang berdiri bebas langsung memanfaatkan peluang dengan penyelesaian klinis. Skor berubah menjadi 5-0, sekaligus menegaskan dominasi mutlak Barcelona.
Setelah gol tersebut, intensitas pertandingan mulai menurun. Athletic Club melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menghindari kebobolan lebih banyak, sementara Barcelona mulai mengontrol tempo permainan dengan lebih tenang.
Statistik Bicara: Barcelona Terlalu Tangguh
Sepanjang pertandingan, Barcelona mencatatkan 13 tembakan, dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Athletic Club hanya mampu membalas dengan sembilan percobaan, dan hanya tiga yang mengarah ke gawang.
Dominasi juga terlihat dari akurasi operan dan pergerakan tanpa bola. Barcelona tampil cair di semua lini, baik dalam fase menyerang maupun bertahan, sehingga Athletic Club kesulitan mengembangkan permainan.
Penampilan solid ini menunjukkan kedalaman skuad Barcelona yang semakin matang.
Rotasi Pemain dan Kedalaman Skuad
Raphinha, yang menjadi salah satu bintang pertandingan, ditarik keluar pada menit ke-65 setelah kontribusinya dianggap tuntas. Keputusan tersebut menunjukkan manajemen energi yang baik dari tim pelatih.
Barcelona juga tidak langsung menurunkan Lamine Yamal sejak awal. Pemain muda tersebut baru masuk pada menit ke-72, menegaskan bahwa Barcelona tetap mampu tampil dominan meski melakukan rotasi pemain.
Kedalaman skuad inilah yang menjadi salah satu modal penting Barcelona dalam menghadapi jadwal padat sepanjang musim 2025/2026.
Menuju Final Supercopa de Espana 2026
Barcelona vs Athletic Club, dengan kemenangan besar atas Athletic Club, Barcelona menjaga peluang meraih trofi pertama musim ini. Final Piala Super Spanyol 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu mendatang, dengan lawan yang akan ditentukan dari duel Real Madrid vs Atletico Madrid.
Sementara itu, Athletic Club harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi domestik. Mereka dijadwalkan menghadapi Cultural Leonesa di ajang Copa del Rey pada 14 Januari, sebelum melanjutkan perjuangan di La Liga dengan menghadapi Mallorca tiga hari kemudian.